Kisah Nyata Kimono Pembawa Sial di Tokyo yang Menggemparkan Jepang

Tahu donk sob apa yang disebut dengan kimono? Yup, kimono adalah baju tradisional Jepang yang digunakan oleh para perempuan sejak berabad-abad yang lalu. Di jaman dulu sih, kimono ini jadi baju keseharian para masyarakat Jepang sob. Kalau saaat ini sih, Kimono hanya dikenakan saat ada acara tertentu saja. 

Meski sudah tak lagi sering digunakan dalam keseharian masyarakat Jepang, tapi kimono Jepang masih tetap populer dan masih memiliki banyak penggemar loh. 

Apalagi nih, bagi para turis asing yang datang ke Jepang, pasti deh cari-cari kesempatan untuk bisa berfoto dengan mengenakan kimono, atau setidaknya dengan orang Jepang yang lagi pakai Kimono. Hmm, apalagi nih kalau turisnya adalah orang Indonesia ya sob? Haha.


Kimono pembawa sial membuat tiga bocah perempuan meninggal

Eh eh, tapi kali ini ET bukan mau ngebahas kimononya nih sob. ET mau ngebahas tentang kimono pembawa sial. Yah, meski kimono adalah pakaian kebanggaan Jepang, tapi ternyata ada juga kimono yang dianggap sebagai pembawa sial sob.

Ini kisah nyata loh sob. Jadi nih, di Jepang pada tahun 1957, terdapat sebuah kimono yang dianggap sebagai kimono pembawa sial sob. Tahu gak kenapa kimono ini dianggap sebagai pembawa sial? Ini karena kimono tersebut telah dimiliki oleh tiga orang anak perempuan. 

Tapi nih, ketiga bocah perempuan itu meninggal sebelum sempat mengenakan kimono itu. Jadilah, kimono itu dianggap sebagai pembawa sial lantaran dikira menjadi penyebab kematian ketiga bocah perempuan tadi.




Simak juga: Tahu Gak Hewan dengan Suara Paling Keras di Dunia?

Upacara tolak bala untuk membakar kimono pembawa sial

Karenanya, pada bulan Februari 1957, kimono pembawa sial itu pun hendak dibakar melalui sebuah upacara kecil untuk menolak bala. Upacara tolak bala itu diadakan di kota Tokyo di sebuah kuil kecil.

Tapi nih sob, dasarnya ini kimono pembawa sial, saat upacara pembakaran kimono itu berlangsung, terjadi musibah kebakaran sob. Jadi, saat kimono itu dibakar, tiba-tiba angin kencang berhembus dan membuat api berkobar tak terkendali.

Api yang tak terkendali ini lalu menyambar dan ikut melahap kuil tempat upacara tolak bala itu berlangsung. Tak berhenti sampai disitu nih sob, ternyata api tersebut terus membesar dan keluar dari kuil untuk menjelajahi kota Tokyo.


Api menghancurkan tiga perempat bagian kota Tokyo

Kebakaran yang semakin menjadi itu akhirnya berhasil menghancurkan hampir tiga perempat bagian kota Tokyo. Wow. Luar biasa besar donk ya apinya? Betul sob. Setidaknya, tercatat 300 kuil yang ikut terbakar, ditambah dengan 500 bangunan besar, 9.000 toko dan juga 61 jembatan. 

Wah wah wah, mengerikan. Ini musibah besar yang betul-betul menggemparkan Tokyo loh sob. Belum lagi korban jiwa yang jatuh akibat peristiwa ini. 

Tercatat sekitar 100.000 orang loh sob yang jadi korbannya. Kejadian ini pun tercatat sebagai sejarah memilukan di Tokyo sob. Yah, semua ini terjadi lantaran kimono pembawa sial tadi nih sob. 

Eh ternyata, kisah kimono pembawa sial ini cukup ngeri juga yah sob?

Bagikan

Jangan lewatkan

Kisah Nyata Kimono Pembawa Sial di Tokyo yang Menggemparkan Jepang
4/ 5
Oleh